Tanya tentang SKP

1988 views

Mala Martinawati & Maya Nurharyani (Dinas Kesehatan - Kab. Karimun) :

  1. Apakah boleh Menambah/menghilangkan Uraian tugas setelah mengadopsi Perka BKN No. 3 tahun 2013 tentang Kamus Jabatan Fungsional Umum PNS?
  2. Bagaimana cara menyusun SKP bagi yang  Tugas Belajar?
  3. Bagaimana jika Atasan Langsung (Pejabat Penilai) golongan ruangnya lebih rendah dari pada PNS yang dinilai?

 

Jawaban :

  1. Boleh, Perka BKN nomor 3 tahun 2013 hanya memberikan pedoman/gambaran kepada instansi yang masih bingung dalam menyusun nama JFU. Selain itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara juga mengeluarkan daftar nama JFU.
  2. Bagi PNS yang melaksanakan Tugas Belajar dibebaskan dalam menyusun SKP di awal tahun. Saat penilaian, nilai SKP di ambil dari nilai Akademis yang nantinya di konversi ke nilai SKP. Silahkan minta tabel konversinya ke Kantor Regional
  3. Golongan Ruang Pejabat penilai minimal sama atau lebih tinggi dari pada golongan ruang PNS yang dinilai. jika golongan ruang pejabat penilai lebih rendah dibanding dengan PNS yang dinilai, maka pejabat penilainya naik lagi ke atas (eselon yang lebih tinggi) sampai memenuhi syarat dalam penilaian SKP. Khusus untuk PNS dengan jabatan Fungsional Tertentu, pejabat penilainya tidak masalah jika golongan ruangnya lebih rendah, contoh guru dengan golongan ruang IV/a boleh di nilai kepala sekolah dengan golongan ruang III/d

 

 

No Response

Comments are closed.