PNS Harus Dipandang Sebagai Sebuah Profesi Bukan Hanya Sebagai Sebuah Pekerjaan

Tugas-tugas di bidang kepegawaian dewasa ini, tidak lagi semakin ringan, namun cenderung semakin berat, seiring dengan meningkatnya tuntutan masyararakat terhadap kualitas pelayanan publik. Perubahan strategik yang dialami organisasi publik mengisyaratkan akan perlunya kita memikirkan kembali (Rethinking) mengenai basic services dan core competency dari masing-masing instansi pemerintah guna menghadapi tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin dinamis. Untuk menyikapi hal tersebut, kualitas pelayanan yang dilakukan oleh aparatur pemerintah perlu juga ditingkatkan, berbagai cara menurut penulis harus diupayakan dalam rangka merubah mind set PNS dari yang sekarang kita kenal sebagai Zona nyaman (comfort zone) menjadi zona Kompetitif (competitive zone).

Perubahan mind set mendesak dilakukan untuk merubah citra PNS di masyarakat, dimana kebanyakan PNS masih mempunyai anggapan bahwa pelayanan terhadap masyarakat masih merupakan suatu kebutuhan padahal dalam era sekarang masyarakat sudah menggangap pelayanan sebagai suatu tuntutan. Oleh karena itu peran aparatur memegang peranan penting, termasuk harus memberikan pemahaman kepada PNS bahwa menjadi seorang PNS harus memahami PNS itu bukan hanya sebagai pekerjaan tetapi juga sebagai sebuah profesi.

core-competency1

Profesi berasal dari bahasa latin “Proffesio” yang mempunyai dua pengertian yaitu janji/ikrar dan pekerjaan. Bila artinya dibuat dalam pengertian yang lebih luas menjadi kegiatan “apa saja” dan “siapa saja” untuk memperoleh nafkah yang dilakukan dengan suatu keahlian tertentu. Sedangkan dalam arti sempit profesi berarti kegiatan yang dijalankan berdasarkan keahlian tertentu dan sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik.

No Response

Comments are closed.